Buku Awareness of Ramadan adalah buku ketiga karya Nanang Qosim Yusuf setelah sukses dengan buku The 7 Awareness dan The Heart Of 7 Awareness, buku ini mengajak Anda untuk menemukan titik balik kehidupan Anda yang luar biasa. Merupakan kumpulan dari renungan-renungan kesadaran yang menggugah diri kita untuk bangkit dari kondisi biasa dan menjadi manusia diatas rata-rata. Bagi Anda yang ingin mengalami perubahan dalam hal keuangan dan kesehatan, maka bacalah bab pertama dari Awareness Of Ramadan. Bagi Anda yang ingin mengalami perubahan karir dan social, bacalah bab kedua dari buku Awareness of Ramadan dan bagi Anda yang ingin mengalami perubahan dalam hal mental dan ruhani (spiritual), maka bacalah bab ketiga buku Awareness Of Ramadan. Kali ini anda tidak hanya membaca bukunya namun juga bisa ikut trainingnya.

Info Buku


Suatu hari di surga, Tuhan sedang bingung dan memikirkan bagaimana caranya agar tidak diganggu manusia yang selalu banyak permintaan dan tuntutan. Di tengah kebingungan itu, Tuhan memanggil empat malaikat terbaiknya dan bertanya bagaimana caranya agar diri-Nya tidak ditemukan oleh manusia. Malaikat pertama berkata, "Tuhanku, kenapa Engkau tidak pergi saja ke sebuah gunung yang tinggi di mana orang-orang belum tahu bahkan tidak berani ke sana, di sana Tuhan bisa santai dan tidak diganggu oleh mereka, Himalaya misalnya Tuhanku." Tuhan menjawab, "Itu dulu, sekarang mereka telah mampu mendaki gunung-gunung tertinggi di mana pun termasuk Himalaya, tidak mungkin! Manusia adalah makhluk pemberani, pasti dia tahu juga."Tuhan kemudian meminta pendapat pada malaikat kedua dan jawaban malaikat kedua, "Kenapa Tuhan tidak coba pergi ke dasar lautan, pasti manusia tidak bisa masuk ke dasar lautan karena meraka kan makhluk daratan."Tuhan pun berkata, "Itu dulu, manusia sekarang sangat pintar.
Belakangan ini bermunculan buku-buku berparadigma baru mengenai kepemimpinan. Di antaranya yang paling terkenal adalah buku karya Stephen R Covey, "The 8th Habit", yang menegaskan bahwa kepemimpinan sekarang ini tidak cukup hanya "menjadi efektif", karena menjadi efektif sebagai pemimpin adalah sebuah keharusan dan bayaran di zaman penuh kompetisi global.

